PELITA MAJALENGKA - Suara gemericik air dan gelak tawa riang membahana di area Ampera Waterpark, Kabupaten Tasikmalaya, pada Ahad (30/8/2026). Hari itu, suasana taman rekreasi air tersebut tak seperti biasanya. Di antara lanskap alam Jawa Barat yang asri, ribuan santri berkumpul membawa misi mulia: mendekatkan diri pada Kalam Ilahi melalui kegiatan Tahfidz Super Camp (TSC).
Di tengah lautan peserta yang memadati lokasi, raut antusiasme memancar jelas dari wajah para santri Pondok Pesantren Shuffah Al Jama’ah Tasikmalaya. Bagi mereka, agenda yang diusung oleh Forum Huffazhil Qur'an (FHQ) Kabupaten Tasikmalaya ini bukan sekadar ajang menguji lantunan hafalan, melainkan ruang bernapas baru—sebuah perpaduan antara akselerasi hafalan, tadabur alam, dan keceriaan rekreasi edukatif.
Kegiatan ini membuktikan bahwa menghafal Al-Qur'an tidak selamanya harus terikat dalam dinding-dinding ruang kelas yang kaku. Melalui metode pembelajaran luar ruangan, para santri diajak menyelami makna bait-bait suci sembari meresapi keindahan alam ciptaan-Nya. Suasana akrab dan penuh semangat menyelimuti sepanjang jalannya acara, memupuk motivasi baru bagi para penjaga Al-Qur'an muda ini.
Momen berharga ini juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antar-lembaga tahfiz se-Kabupaten Tasikmalaya. Kebersamaan tersebut kian bermakna saat jajaran pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Tasikmalaya, hadir langsung untuk menutup acara secara resmi sekaligus memberikan apresiasi atas semangat para generasi Qur'ani.
Semangat kolaborasi ini ditegaskan oleh Mudirus Shuffah, Ustadz Dr. (cand) Hasan Yusuf, M.Pd.I. Beliau menyampaikan rasa syukurnya atas keterlibatan aktif para santri dalam momentum besar ini.
"Alhamdulillah, dari kegiatan TSC ini Pondok Pesantren Shuffah Al Jama'ah Tasikmalaya setidaknya akan terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan Forum Huffazhil Qur'an, Kementerian Agama, dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dengan kolaborasi inilah, insyaallah terbangun sinergitas kedepannya agar pesantren kita maju, unggul, dan mengukir prestasi lainnya," tutur beliau.
Bagi para santri sendiri, manfaat yang dipetik jauh melampaui lembar-lembar hafalan. Interaksi dengan sesama santri dari berbagai pelosok Tasikmalaya memberi warna dan pengalaman baru yang mendalam.
"Adapun untuk santri, setidaknya mereka berkembang melalui ajang silaturahmi dengan santri lain dari seluruh pondok pesantren di Tasikmalaya yang ikut serta dalam TSC kali ini. Kegiatan ini menambah wawasan, informasi, dan keluarga baru. Maka, harapannya para santri memiliki pengalaman yang lebih luas, semakin aktif, dan kreatif ke depannya," tambah Ustadz Hasan Yusuf penuh harap.
Ketika acara penutupan usai dan para santri melangkah pulang, ada cahaya baru yang tertinggal di Ampera Waterpark. Tahfidz Super Camp hari itu tak hanya meninggalkan jejak kenangan manis, tetapi juga menanamkan keyakinan bahwa dakwah dan tradisi menghafal Al-Qur'an akan terus tumbuh segar, mencerahkan, dan beradaptasi dengan zaman.(Rizki)

Posting Komentar untuk " Derap Langkah Penghafal Al-Qur'an di Antara Gemericik Air Ampera"