PELITA MAJALENGKA, Demak — Di tengah era transformasi digital yang makin pesat, santri tidak hanya dituntut untuk mahir mendalami kitab kuning dan berdakwah secara konvensional.
Lebih dari itu, santri era kini juga
harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi yang terus
melaju.
Semangat inilah yang digaungkan dalam
kegiatan motivasi bertajuk "Duniamu Akan Berubah dengan Ilmu".
Kegiatan inspiratif ini berlangsung di Masjid Shuffah, kompleks Pondok
Pesantren Shuffah Hizbullah, Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (29/10/2026).
Acara yang diinisiasi oleh Aziz
Muslim selaku Ketua Panitia KKN Mandiri Mranggen 2026 ini disambut hangat oleh
keluarga besar pesantren. Suasana masjid terasa begitu khidmat saat jajaran
asatidz dan para santri menyimak pemaparan materi.
Hadir sebagai narasumber utama,
Ustadz Imam Santoso, M.I.Kom., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN
Mandiri Mranggen. Beliau memaparkan secara mendalam tentang pentingnya
penguasaan ilmu pengetahuan serta strategi dakwah berbasis digital.
Dalam pemaparannya, Ustadz Imam Santoso menekankan tiga poin kunci yang menjadi pilar utama bagi masa depan para santri:
- Ilmu sebagai Landasan Meraih Cita-Cita: Setiap impian dan tujuan hidup mutlak membutuhkan ilmu sebagai fondasinya. Seseorang tidak akan mampu menggapai tujuannya jika tidak memahami ilmu di balik hal yang dicita-citakannya tersebut.
- Transformasi Dakwah di Era Digital: Metode dakwah masa kini harus senantiasa adaptif dan tidak boleh terbatas pada mimbar ceramah tatap muka saja. Santri modern dituntut memiliki kemampuan ganda: piawai berceramah secara langsung sekaligus cakap berdakwah melalui berbagai media digital.
- Urgensi Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi: Menuntut ilmu di jenjang pendidikan dasar dan menengah belumlah cukup untuk menjawab tantangan zaman. Dengan melangkah ke perguruan tinggi, santri akan memperoleh wawasan yang lebih luas, mengasah ketajaman berpikir, serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang.
Melalui kegiatan motivasi ini, para
santri diharapkan terpacu untuk terus belajar dan memperluas cakrawala
pemikirannya.
Inisiatif dari tim KKN Mandiri
Mranggen 2026 ini pun melahirkan harapan besar. Para santri tidak hanya
disiapkan menjadi pilar keagamaan di masyarakat, tetapi juga menjadi agen
perubahan yang cerdas dan siap memimpin dakwah di ruang-ruang digital masa
depan.[Rizki]

Posting Komentar untuk "Kukuhkan Peran Santri Adaptif, Dosen Pembimbing KKN Mandiri Mranggen Tekankan Pentingnya Ilmu dan Dakwah Digital"